Hal ini sangat menggangu hati nurani saya, akhir akhir ini. Kala penantian sidang akhir yang waktunya sudah terlihat di ujung mata.
Pantaskah? Ada embel embel sains di belakang nama saya
Masih banyak konsep sains yang belum saya mengerti, masih banyak software software yang belum saya kuasai (dalam hal ini software analisa yang membantu bidang yang saya tekuni), masih banyak tehnik analisis, pemrosesan material yang belum saya pahami mengapa begini begitu.
Belum lagi skill dan pola berpikir saya
Sudah cukup sadarkah, saya bersikap? sudah teraturkah tutur kata saya ketika harus menjelaskan pandang terhadap suatu masalah, sebagai seorang saintis? Apakah sudah scientific? Sudah cukup objektifkah saya dalam memandang sesuatu? Scientific thinking, sudahkah saya berada pada jalurnya?
Seperti bercermin pada kubangan segalanya serba suram
Aku bukan lagi gadis kecil dengan mata berbinar, menatap kagum warna buku tua di sudut perpustakaan. Menerka nerka seperti apa roman penulis ketika pembaca mengerti akan asa yang ditulisnya. Bukan lagi..
Ma, anakmu meragu
18.54 27 maret 2015
Lab Pedca, Rani sibuk dengan kepangnya
Lagu sheila on 7 mengalun, band kesukaannya irfan
Kangen datik, gengsi nelpon haha, ah perempuan
Hari pertama, sakit membuat melow
Tidak ada komentar:
Posting Komentar