Liriknya berulang mengulang dalam benak, setumpuk pertanyaan yang menggelitik kesana kesini.
Memang tak banyak yang tahu akan lagu ini, indie Indonesia hanya mendidih di pancinya. Bukan seperti lagu populer 'annoying' yang muncul mewabah lalu hilang tanpa jejak, bukan hehe bukan gangguan seperti itu. Ini gangguan yang menyenangkan, tapi gangguan tetap saja gangguan
Sepasang Kekasih Yang Pertama Bercinta di Luar Angkasa
Di rentang waktu yang berjejal dan memburai, kau berikan,
Sepasang tanganmu terbuka dan membiru, enggan
Di gigir yang curam dan dunia yang tertinggal, gelap membeku
Sungguh, peta melesap dan udara yang terbakar jauh
*) Kita adalah sepasang kekasih yang pertama bercinta di luar angkasa
Seperti takkan pernah pulang (yang menghilang) kau membias di udara dan terhempaskan cahaya
Seperti takkan pernah pulang, ketuk langkahmu
menarilah di jauh permukaan
Di rentang waktu yang berjejal dan memburai, kau berikan,
Sepasang tanganmu terbuka dan membiru, enggan
*)
Jalan pulang yang menghilang, tertulis dan menghilang,
karena kita, sebab kita, telah bercinta di luar angkasa
Tidak ada komentar:
Posting Komentar