Marah
Sepertinya kata marah terlalu terungkap hari hari ini, bukankah sebaik dikubur dalam dalam lalu dilupakan
Saya marah, tapi marah kemudian jadi apa? Jadi abu dipinggiran tungku, terlihat, mengganggu tapi dibiarkan.
Sepertinya marah harus diculik di dini hari, dalam diam, dikubur hidup hidup, tanpa nisan, kemudian lupa
Sebuah peti untuk menyimpan yang telah usang, menyembunyikan rasa malu, pijakan ketika mengintai
Sabtu, 11 Oktober 2014
Rabu, 01 Oktober 2014
22 tahun
Awal oktober, tak terasa bumi berputar begitu cepatnya. Waktu berganti waktu, jalan jalan terlalui debu debu berterbangan, ranting berubah menjadi batang, abu kemudian hilang.
22 tahun, umurku 22 tahun bulan ini. Maka bicara tentang apa bibir kelu ini?
Bicara tentang semunya senyum diwajah atau kilau air disudut mata. Bicara tentang apa?
22 tahun, umurku 22 tahun bulan ini. Maka bicara tentang apa bibir kelu ini?
Bicara tentang semunya senyum diwajah atau kilau air disudut mata. Bicara tentang apa?
Langganan:
Postingan (Atom)