Sebuah warna dalam kehidupan adalah tak lebih dari sebuah wajah tak
bernama, sehingga manusia bisa dengan sesuka hati memberi nama akan
wajah yang tak jelas itu. Bila warna itu begitu menyebalkan manusia memberi nama
marah,bila warna begitu muram manusia berkata sedih dan bila warna
begitu cerah manusia dgn riangnya berkata senang.
Tak ada patokan nama sebuah warna, semua ditetapkan oleh kehendak manusia sehingga tak ayal lagi warna yg begitu cerah bagi kita, berarti muram bagi orang
lain. Tak ada garis,tak ada baris, hanya ada manusia dan manusia
9 september 2010
Sebuah peti untuk menyimpan yang telah usang, menyembunyikan rasa malu, pijakan ketika mengintai
Senin, 26 Januari 2015
Kisah II
PROLOG dalam sebuah kisah :
seorang pendosa sedang menangisi dosanya
..........
.....(diam).....
..........
kemudian MATI
dalam epilog : ..........ANCAMAN
9 september 2010
seorang pendosa sedang menangisi dosanya
..........
.....(diam).....
..........
kemudian MATI
dalam epilog : ..........ANCAMAN
9 september 2010
Saran padamu II
Aku terlalu mabuk untuk sekedar tahu perbedaan nila dan ungu, maka berkatalah sewajarnya seperti pergantian siang kepada malam. Sungguh
Ku kejar kau berlari
Ku kejar kau berlari
ku kejar...
ku kejar...
ku kejar...
masihkah kau berlari?
23.00 ; 11 november 2011
White house
ku kejar...
ku kejar...
ku kejar...
masihkah kau berlari?
23.00 ; 11 november 2011
White house
Tatap langit
Dibawah jendela, ku tatap langit
diam
dingin
terabaikan
tak ada hujan hari ini
18 januari 2012
diam
dingin
terabaikan
tak ada hujan hari ini
18 januari 2012
Ingin
Keinginan itu terulang kembali, sama seperti bayangan susu kepada hujan.
Keinginan yang datang tiba tiba, membludak menekan saraf untuk memerintah.
Ah entahlah tinta tak hendak menjejak..
31 oktober 2014
Keinginan yang datang tiba tiba, membludak menekan saraf untuk memerintah.
Ah entahlah tinta tak hendak menjejak..
31 oktober 2014
malu mengeluh
Lelah rasanya begitu lelah
Lalu angin berkata pada gunung
pada bambu, pada rumput
Mungkinkah dia bercerita tentang daun putri malu yang mengatup ragu
atau tunduk padi yang mengaduh
atau juga tentang kelu aku yang mengeluh
ah aku
berharap jangan pilihan terakhir
sungguh
nanti aku berubah malu semalu putri malu,
merunduk serendah tundukan padi
sungguh
18.22
Lalu angin berkata pada gunung
pada bambu, pada rumput
Mungkinkah dia bercerita tentang daun putri malu yang mengatup ragu
atau tunduk padi yang mengaduh
atau juga tentang kelu aku yang mengeluh
ah aku
berharap jangan pilihan terakhir
sungguh
nanti aku berubah malu semalu putri malu,
merunduk serendah tundukan padi
sungguh
18.22
Saran padamu I
Pergi saja pada angin malam menuju lautan
Maka titipkan doa pada temaram lampu nelayan pembawa harapan
lalu sisipkan amin pada nafas terakhir ikan terbelit jala
Balikkan badan dan basuhlah muka
21.48
Maka titipkan doa pada temaram lampu nelayan pembawa harapan
lalu sisipkan amin pada nafas terakhir ikan terbelit jala
Balikkan badan dan basuhlah muka
21.48
Sabtu, 03 Januari 2015
ingin menulis
ah ingin menulis lagi, merangkai semua kata yang berserakan di dalam lemari, disudut meja, lengket di alas sepatu, remah remah pada piring kotor
tak perlu indah, mengagumkan, terkesan cerdas atau pun misterius
hanya ingin mengungkapkan
tak apalah jika ada spekulasi liar mengumandang, menusuk menusuk harga diri
biar diri ini bebas dari kelu di ujung bibir
bisakah?
bolehkah?
bebaskan aku dari kemelut keraguan
20.24 ; 3 januari 2015
tak perlu indah, mengagumkan, terkesan cerdas atau pun misterius
hanya ingin mengungkapkan
tak apalah jika ada spekulasi liar mengumandang, menusuk menusuk harga diri
biar diri ini bebas dari kelu di ujung bibir
bisakah?
bolehkah?
bebaskan aku dari kemelut keraguan
20.24 ; 3 januari 2015
| ah si tidak cantik rupa bergaya, semoga tidak mengurangi keindahan latar |
spekulasi kosong
Tampak ia sudah bosan, tidak tertarik
menemukan yang lebih baik, lebih menarik, lebih pintar, lebih misterius
ya sudahlah
spekulasi drama yang tidak pada tempatnya
sebenarnya saya mau bercerita apa?
19.54 ; 3 jan 2015
menemukan yang lebih baik, lebih menarik, lebih pintar, lebih misterius
ya sudahlah
spekulasi drama yang tidak pada tempatnya
sebenarnya saya mau bercerita apa?
19.54 ; 3 jan 2015
Jumat, 02 Januari 2015
Mencoba
kembali hujan
kali ini aku ingin menuliskan sajak sajak indah tentang bahagia, cinta
pelan pelan merayap, seperti anak ayam mencoba keluar dari cangkangnya
hah!! tetap saja rangkai tak bertaut, kata kata menumpuk, sayup
sajak tak bernyawa
ku sembunyikan pada sudut
13.56 ; 3 jan 2014
kali ini aku ingin menuliskan sajak sajak indah tentang bahagia, cinta
pelan pelan merayap, seperti anak ayam mencoba keluar dari cangkangnya
hah!! tetap saja rangkai tak bertaut, kata kata menumpuk, sayup
sajak tak bernyawa
ku sembunyikan pada sudut
13.56 ; 3 jan 2014
Kamis, 01 Januari 2015
ku kejar kau berlari
ku kejar kau berlari
ku kejar ...
ku kejar ...
ku kejar ...
masihkah kau berlari?
White house, 23.00 ; 11 nov 2011
ku kejar ...
ku kejar ...
ku kejar ...
masihkah kau berlari?
White house, 23.00 ; 11 nov 2011
waktu itu
setidaknya aku butuh perjalanan jauh dari DU ke Sumedang hanya untuk mencium baumu
sungguh ...
rapuh dan lusuh ...
Unpad DU, 19.41 ; 10 nov 2011
sungguh ...
rapuh dan lusuh ...
Unpad DU, 19.41 ; 10 nov 2011
tangan satu satu
jika kau rasa gamang ayunan tanganku kasih ..
mengapa tak kau genggam tanganku?
bukankah tangan mu satu
tangan ku satu,
atau tangan satu kau satukan dengan tangan yang satu
kemudian tangan satu tetap menyatu, walau harusnya tak satu
atau kau coba paksa menyatu, namun faktanya tetap tidak bersatu ...
aku satu, kau satu
aku satu, kau tak satu
sepertinya aku pun tak kan satu
White house, 00.41 ; 12 nov 2011
mengapa tak kau genggam tanganku?
bukankah tangan mu satu
tangan ku satu,
atau tangan satu kau satukan dengan tangan yang satu
kemudian tangan satu tetap menyatu, walau harusnya tak satu
atau kau coba paksa menyatu, namun faktanya tetap tidak bersatu ...
aku satu, kau satu
aku satu, kau tak satu
sepertinya aku pun tak kan satu
White house, 00.41 ; 12 nov 2011
Aku ingin kau tahu ibu
aku ingin kau tahu ibu
ketika awan berkumpul, ku lihat sosokmu lembut tak tertahankan
aku ingin kau tahu ibu
ketika ku dengar riak kecil air dijalan, ku rasa merdu suaramu tak terampunkan
aku ingin kau tahu ibu
ketika ku tapaki padang tak berliku, ku ingat hati mu lapang tak terbantahkan
aku ingin kau tahu ibu
ketika ku berjalan di tengah keramaian, saat bahuku membahu dengan yang lain ku ingat
halus sentuhmu tak terpalsukan
aku ingin kau tahu ibu
ketika dan ketika yang lain bergulir,
aku dihantui sosokmu
begitu rancu, begitu rindu...
damri DU, 18.18 ; 10 nov 2011
ketika awan berkumpul, ku lihat sosokmu lembut tak tertahankan
aku ingin kau tahu ibu
ketika ku dengar riak kecil air dijalan, ku rasa merdu suaramu tak terampunkan
aku ingin kau tahu ibu
ketika ku tapaki padang tak berliku, ku ingat hati mu lapang tak terbantahkan
aku ingin kau tahu ibu
ketika ku berjalan di tengah keramaian, saat bahuku membahu dengan yang lain ku ingat
halus sentuhmu tak terpalsukan
aku ingin kau tahu ibu
ketika dan ketika yang lain bergulir,
aku dihantui sosokmu
begitu rancu, begitu rindu...
damri DU, 18.18 ; 10 nov 2011
Ketika hujan, kau pergi
sebuah rasa, sepatah kata
agaknya aku begitu sendu hari ini
ada romansa ketika melihat bulir embun
mengalir mengikuti lekuk wajahmu
mengapa begitu kelu, lidahku tuk berucap
mengapa begitu tercekat, akalku untuk mengejarmu
bagiku hujan sama sekali tak mengalirkan maksudku di hatimu
ah tampaknya kali ini kau akan kembali pergi
11 november 2011
agaknya aku begitu sendu hari ini
ada romansa ketika melihat bulir embun
mengalir mengikuti lekuk wajahmu
mengapa begitu kelu, lidahku tuk berucap
mengapa begitu tercekat, akalku untuk mengejarmu
bagiku hujan sama sekali tak mengalirkan maksudku di hatimu
ah tampaknya kali ini kau akan kembali pergi
11 november 2011
Kisah I
aneh, tak da kata yang cocok untuk kisah ini
aku hanya melihat sebuah kebuntuan, yang dimulai dari rasa tak bergerak
statis..
diam, hening.. tiba tiba bergerak
langkah yang begitu kacau.. kemudian membentuk kerikil kerikil kecil
mengelompok, besar dan semakin besar
aku sadar ini, keadaan yang tidak baik, segera ku ambil karung ku kumpulkan kerikil sebanyak
ku bisa..
lalu aku lari, secepat ku bisa ku buang semuanya di laut.. aku diam dan berpikir
dengan semua epilog tak jelas ini, prolog seperti apa yang kan ku buat?
aku hanya melihat sebuah kebuntuan, yang dimulai dari rasa tak bergerak
statis..
diam, hening.. tiba tiba bergerak
langkah yang begitu kacau.. kemudian membentuk kerikil kerikil kecil
mengelompok, besar dan semakin besar
aku sadar ini, keadaan yang tidak baik, segera ku ambil karung ku kumpulkan kerikil sebanyak
ku bisa..
lalu aku lari, secepat ku bisa ku buang semuanya di laut.. aku diam dan berpikir
dengan semua epilog tak jelas ini, prolog seperti apa yang kan ku buat?
anjing II
anjing...
aku melihat anjing hari ini...
kawin berlari
terseok seok
tersudut
darah bercucuran dimana mana...
rumput terpijak, diam tak berkata..
apa yang mau dikata?
ANJING!!
aku melihat anjing hari ini...
kawin berlari
terseok seok
tersudut
darah bercucuran dimana mana...
rumput terpijak, diam tak berkata..
apa yang mau dikata?
ANJING!!
ntah
ayam.. aku berlalu dalam bau madu
menanhis di ujung bukit.. berlari dan berlari
maju.. tersedu terdesak dalam warna tak buram tak cerah
hh.. aku.. siapa aku..
siapa aku dalam aku.. aku kaku batu baku jatuh.. duh
ntah...
27 sep 2010
menanhis di ujung bukit.. berlari dan berlari
maju.. tersedu terdesak dalam warna tak buram tak cerah
hh.. aku.. siapa aku..
siapa aku dalam aku.. aku kaku batu baku jatuh.. duh
ntah...
27 sep 2010
bodoh mati!
bodoh ...
aku berlari tapi tetap tak mati
bodoh ...
lari mati jadi ...
bulan kosong mata mati
wajah hantu mati mati!!!
aku berlari tapi tetap tak mati
bodoh ...
lari mati jadi ...
bulan kosong mata mati
wajah hantu mati mati!!!
tanya!
ada sesak, terbelengu
ada wajah, tak beriak
aku menghilang dalam warna bunga
ada yang merasa?
ada wajah, tak beriak
aku menghilang dalam warna bunga
ada yang merasa?
Sombong
dengan sombong aku berlari dalam warna tak berwarna
dalam sombong, ku bernyanyi pinta berlari
seperti sombong ku hela nafas, uap berhembus
kut,
kut tersangkut, topeng sombong tersangkut
aku menangis ...
Senin, 8 agus 2011
dalam sombong, ku bernyanyi pinta berlari
seperti sombong ku hela nafas, uap berhembus
kut,
kut tersangkut, topeng sombong tersangkut
aku menangis ...
Senin, 8 agus 2011
tanya ke emak
"bumi itu ternyata kotak, ya mak?"
lihat, matahari ngerumpi bersama bulan
"mereka cerita apa ya mak?"
mungkin mereka cerita tentang cengek yang tak turun turun
atau mak, mereka cerita raut dingin sebuah malam
"bagaimana mak?'
mak, jawab mak
jawab tanyaku ..
jawab tentang tanya, mengapa tanya kau tinggalkan
mak
mak
mak
jawab mak
17 mar 2011
lihat, matahari ngerumpi bersama bulan
"mereka cerita apa ya mak?"
mungkin mereka cerita tentang cengek yang tak turun turun
atau mak, mereka cerita raut dingin sebuah malam
"bagaimana mak?'
mak, jawab mak
jawab tanyaku ..
jawab tentang tanya, mengapa tanya kau tinggalkan
mak
mak
mak
jawab mak
17 mar 2011
Letih hati berlari
Sebuah permainan i menggumam
fatwa tentang mati hati pedih ...
i bergolak, mata saga menyala
ada rasa tentang marah
cerita marah kabur dari rumahnya
lari dari rajah nasib wajah
kadung tak bernyawa
ah ... i
sudahlah, teruslah berlari
mati, hati, pedih, i
hilang tak ada saksi
senin, 8 agus 2011
fatwa tentang mati hati pedih ...
i bergolak, mata saga menyala
ada rasa tentang marah
cerita marah kabur dari rumahnya
lari dari rajah nasib wajah
kadung tak bernyawa
ah ... i
sudahlah, teruslah berlari
mati, hati, pedih, i
hilang tak ada saksi
senin, 8 agus 2011
Lamun
teduh bulan menari, langit bermega
aku adalah bilah hujam menghujam
darah mengucur ...tetes menetes
beriak membelengu biru
ada waktu ...yang tak mau menunggu
ada bisu
kelabu lagi biru
kembali waktu membiru
22 mei 2011
aku adalah bilah hujam menghujam
darah mengucur ...tetes menetes
beriak membelengu biru
ada waktu ...yang tak mau menunggu
ada bisu
kelabu lagi biru
kembali waktu membiru
22 mei 2011
Lagi
Kenapa kurasakan kembali kesendirian di tengah pasar?
Sedang hari masih pagi, sedang hari belum tinggi
Kemudian lalu kenapa aku lagi
merasa sepi
Sedang kokok kembali
lagi
23.09 ; 10 des 2014
Sedang hari masih pagi, sedang hari belum tinggi
Kemudian lalu kenapa aku lagi
merasa sepi
Sedang kokok kembali
lagi
23.09 ; 10 des 2014
Sudah biasa
Sepertinya bukan hal yang
pertama kali, jadi telanlah bulat
bulat seperti biasa.
Tertawa, dan tutup pintu segera
14.11 ; 11 nov 2014
pertama kali, jadi telanlah bulat
bulat seperti biasa.
Tertawa, dan tutup pintu segera
14.11 ; 11 nov 2014
Semamput
kembali mengingat
teringat
berkeringat
melupakan atau terlupakan?
ironi terang dalam kelam
semamput!
00.22 ; 2 jan 2015
teringat
berkeringat
melupakan atau terlupakan?
ironi terang dalam kelam
semamput!
00.22 ; 2 jan 2015
Jangan mau!
Jangan mau, dibodohi perasaan yu
Sebegitu medambanyakah, hingga kontrol
harus dilakukan manual?
Melelahkan
Merepotkan
Mari kembali normal seperti sedia kala
00.13 ; 22 jan 2015
Kamar, Riesma tidur lelap
Sebegitu medambanyakah, hingga kontrol
harus dilakukan manual?
Melelahkan
Merepotkan
Mari kembali normal seperti sedia kala
00.13 ; 22 jan 2015
Kamar, Riesma tidur lelap
Langganan:
Postingan (Atom)