Senin, 26 Januari 2015

Warna. manusia, warna, manusia

Sebuah warna dalam kehidupan adalah tak lebih dari sebuah wajah tak bernama, sehingga manusia bisa dengan sesuka hati memberi nama akan wajah yang tak jelas itu. Bila warna itu begitu menyebalkan manusia memberi nama marah,bila warna begitu muram manusia berkata sedih dan bila warna begitu cerah manusia dgn riangnya berkata senang.
Tak ada patokan nama sebuah warna, semua ditetapkan oleh kehendak manusia sehingga tak ayal lagi warna yg begitu cerah bagi kita, berarti muram bagi orang lain. Tak ada garis,tak ada baris, hanya ada manusia dan manusia

9 september 2010

Kisah II

PROLOG dalam sebuah kisah :
seorang pendosa sedang menangisi dosanya
..........
.....(diam).....
..........
kemudian MATI
dalam epilog : ..........ANCAMAN

9 september 2010

Saran padamu II

Aku terlalu mabuk untuk sekedar tahu perbedaan nila dan ungu, maka berkatalah sewajarnya seperti pergantian siang kepada malam. Sungguh

Ku kejar kau berlari

Ku kejar kau berlari
ku kejar...
ku kejar...
ku kejar...
masihkah kau berlari?

23.00 ; 11 november 2011
White house

Sebuah rasa

Sesak

26 desember 2011

Tatap langit

Dibawah jendela, ku tatap langit
diam
dingin
terabaikan

tak ada hujan hari ini

18 januari 2012

Ingin

Keinginan itu terulang kembali, sama seperti bayangan susu kepada hujan.
Keinginan yang datang tiba tiba, membludak menekan saraf untuk memerintah.
Ah entahlah tinta tak hendak menjejak..

31 oktober 2014

malu mengeluh

Lelah rasanya begitu lelah
Lalu angin berkata pada gunung
pada bambu, pada rumput
Mungkinkah dia bercerita tentang daun putri malu yang mengatup ragu
atau tunduk padi yang mengaduh
atau juga tentang kelu aku yang mengeluh

ah aku
berharap jangan pilihan terakhir
sungguh
nanti aku berubah malu semalu putri malu,
merunduk serendah tundukan padi
sungguh

18.22

Saran padamu I

Pergi saja pada angin malam menuju lautan
Maka titipkan doa pada temaram lampu nelayan pembawa harapan
lalu sisipkan amin pada nafas terakhir ikan terbelit jala
Balikkan badan dan basuhlah muka

21.48

Sabtu, 03 Januari 2015

ingin menulis

ah ingin menulis lagi, merangkai semua kata yang berserakan di dalam lemari, disudut meja, lengket di alas sepatu, remah remah pada piring kotor
tak perlu indah, mengagumkan, terkesan cerdas atau pun misterius
hanya ingin mengungkapkan
tak apalah jika ada spekulasi liar mengumandang, menusuk menusuk harga diri
biar diri ini bebas dari kelu di ujung bibir
bisakah?
bolehkah?
bebaskan aku dari kemelut keraguan

20.24 ; 3 januari 2015

ah si tidak cantik rupa bergaya, semoga tidak mengurangi keindahan latar


spekulasi kosong

Tampak ia sudah bosan, tidak tertarik
menemukan yang lebih baik, lebih menarik, lebih pintar, lebih misterius
ya sudahlah
spekulasi drama yang tidak pada tempatnya
sebenarnya saya mau bercerita apa?

 19.54 ; 3 jan 2015

Jumat, 02 Januari 2015

Mencoba

kembali hujan
kali ini aku ingin menuliskan sajak sajak indah tentang bahagia, cinta
pelan pelan merayap, seperti anak ayam mencoba keluar dari cangkangnya
hah!! tetap saja rangkai tak bertaut, kata kata menumpuk, sayup
sajak tak bernyawa
ku sembunyikan pada sudut

13.56 ; 3 jan 2014

Kamis, 01 Januari 2015

ku kejar kau berlari

ku kejar kau berlari
ku kejar ...
ku kejar ...
ku kejar ...
masihkah kau berlari?

White house, 23.00 ; 11 nov 2011

waktu itu

setidaknya aku butuh perjalanan jauh dari DU ke Sumedang hanya untuk mencium baumu
sungguh ...
rapuh dan lusuh ...

Unpad DU, 19.41 ; 10 nov 2011

tangan satu satu

jika kau rasa gamang ayunan tanganku kasih ..
mengapa tak kau genggam tanganku?
bukankah tangan mu satu
tangan ku satu,
atau tangan satu kau satukan dengan tangan yang satu
kemudian tangan satu tetap menyatu, walau harusnya tak satu
atau kau coba paksa menyatu, namun faktanya tetap tidak bersatu ...
aku satu, kau satu
aku satu, kau tak satu
sepertinya aku pun tak kan satu

White house, 00.41 ; 12 nov 2011

Aku ingin kau tahu ibu

aku ingin kau tahu ibu
ketika awan berkumpul, ku lihat sosokmu lembut tak tertahankan
aku ingin kau tahu ibu
ketika ku dengar riak kecil air dijalan, ku rasa merdu suaramu tak terampunkan
aku ingin kau tahu ibu
ketika ku tapaki padang tak berliku, ku ingat hati mu lapang tak terbantahkan
aku ingin kau tahu ibu
ketika ku berjalan di tengah keramaian, saat bahuku membahu dengan yang lain ku ingat
halus sentuhmu tak terpalsukan
aku ingin kau tahu ibu
ketika dan ketika yang lain bergulir,
aku dihantui sosokmu
begitu rancu, begitu rindu...

damri DU, 18.18 ; 10 nov 2011

Ketika hujan, kau pergi

sebuah rasa, sepatah kata
agaknya aku begitu sendu hari ini
ada romansa ketika melihat bulir embun
mengalir mengikuti lekuk wajahmu
mengapa begitu kelu, lidahku tuk berucap
mengapa begitu tercekat, akalku untuk mengejarmu
bagiku hujan sama sekali tak mengalirkan maksudku di hatimu
ah tampaknya kali ini kau akan kembali pergi

11 november 2011

aku masih tetap

sedih
kesal
marah
mual




... sebuah elegi, aku masih tetap tertawa

Kamis, 27 okt 2011

Kisah I

aneh, tak da kata yang cocok untuk kisah ini
aku hanya melihat sebuah kebuntuan, yang dimulai dari rasa tak bergerak
statis..
diam, hening.. tiba tiba bergerak
langkah yang begitu kacau.. kemudian membentuk kerikil kerikil kecil
mengelompok, besar dan semakin besar
aku sadar ini, keadaan yang tidak baik, segera ku ambil karung ku kumpulkan kerikil sebanyak
ku bisa..
lalu aku lari, secepat ku bisa ku buang semuanya di laut.. aku diam dan berpikir
dengan semua epilog tak jelas ini, prolog seperti apa yang kan ku buat?

anjing II

anjing...
aku melihat anjing hari ini...
kawin berlari
terseok seok
tersudut
darah bercucuran dimana mana...
rumput terpijak, diam tak berkata..
apa yang mau dikata?
ANJING!!

ntah

ayam.. aku berlalu dalam bau madu
menanhis di ujung bukit.. berlari dan berlari
maju.. tersedu terdesak dalam warna tak buram tak cerah
hh.. aku.. siapa aku..
siapa aku dalam aku.. aku kaku batu baku jatuh.. duh
ntah...

27 sep 2010

bodoh mati!

bodoh ...
aku berlari tapi tetap tak mati
bodoh ...
lari mati jadi ...
bulan kosong mata mati
wajah hantu mati mati!!!

sesak

hhh.. tak mampu bergerak
tak mampu mengelak
sesak

28 des 2010

aku

aku, dunia beku
menari salju perdu
merengsek brengsek
tak pernah padam

tanya!

ada sesak, terbelengu
ada wajah, tak beriak
aku menghilang dalam warna bunga
ada yang merasa?

Sombong

dengan sombong aku berlari dalam warna tak berwarna
dalam sombong, ku bernyanyi pinta berlari
seperti sombong ku hela nafas, uap berhembus
kut,
kut tersangkut, topeng sombong tersangkut
aku menangis ...

Senin, 8 agus 2011

tanya ke emak

"bumi itu ternyata kotak, ya mak?"
lihat, matahari ngerumpi bersama bulan
"mereka cerita apa ya mak?"
mungkin mereka cerita tentang cengek yang tak turun turun
atau mak, mereka cerita raut dingin sebuah malam
"bagaimana mak?'
mak, jawab mak
jawab tanyaku ..
jawab tentang tanya, mengapa tanya kau tinggalkan
mak
mak
mak
jawab mak

17 mar 2011

Letih hati berlari

Sebuah permainan i menggumam
fatwa tentang mati hati pedih ...
i bergolak, mata saga menyala
ada rasa tentang marah
cerita marah kabur dari rumahnya
lari dari rajah nasib wajah
kadung tak bernyawa
ah ... i
sudahlah, teruslah berlari
mati, hati, pedih, i
hilang tak ada saksi

senin, 8 agus 2011

Lamun

teduh bulan menari, langit bermega
aku adalah bilah hujam menghujam 
darah mengucur ...tetes menetes
beriak membelengu biru
ada waktu ...yang tak mau menunggu 
ada bisu
kelabu lagi biru
kembali waktu membiru 

22 mei 2011

Lagi

Kenapa kurasakan kembali kesendirian di tengah pasar?
Sedang hari masih pagi, sedang hari belum tinggi
Kemudian lalu kenapa aku lagi
merasa sepi
Sedang kokok kembali
lagi

23.09 ; 10 des 2014

Bohong, entah baca dimana

There are three
kinds of lies : lies,
damned lies, and
statistic

Sudah biasa

Sepertinya bukan hal yang
pertama kali, jadi telanlah bulat
bulat seperti biasa.
Tertawa, dan tutup pintu segera

14.11 ; 11 nov 2014

Semamput

kembali mengingat
teringat
berkeringat
melupakan atau terlupakan?
ironi terang dalam kelam
semamput!


00.22 ; 2 jan 2015

Jangan mau!

Jangan mau, dibodohi perasaan yu
Sebegitu medambanyakah, hingga kontrol
harus dilakukan manual?
Melelahkan
                   Merepotkan
Mari kembali normal seperti sedia kala

00.13 ; 22 jan 2015
Kamar, Riesma tidur lelap