Ayu's Stories

Sebuah peti untuk menyimpan yang telah usang, menyembunyikan rasa malu, pijakan ketika mengintai

Kamis, 01 Januari 2015

Semamput

kembali mengingat
teringat
berkeringat
melupakan atau terlupakan?
ironi terang dalam kelam
semamput!


00.22 ; 2 jan 2015
Diposting oleh Unknown di 09.56
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Label: Tertulis, Waktu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

Arsip Blog

  • ►  2018 (1)
    • ►  Mei (1)
  • ►  2017 (1)
    • ►  Maret (1)
  • ►  2016 (5)
    • ►  April (2)
    • ►  Februari (1)
    • ►  Januari (2)
  • ▼  2015 (89)
    • ►  Desember (4)
    • ►  Oktober (10)
    • ►  September (6)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Mei (9)
    • ►  April (9)
    • ►  Maret (13)
    • ►  Februari (3)
    • ▼  Januari (34)
      • Warna. manusia, warna, manusia
      • Kisah II
      • Saran padamu II
      • Ku kejar kau berlari
      • Sebuah rasa
      • Tatap langit
      • Ingin
      • malu mengeluh
      • Saran padamu I
      • ingin menulis
      • spekulasi kosong
      • Mencoba
      • ku kejar kau berlari
      • waktu itu
      • tangan satu satu
      • Aku ingin kau tahu ibu
      • Ketika hujan, kau pergi
      • aku masih tetap
      • Kisah I
      • anjing II
      • ntah
      • bodoh mati!
      • sesak
      • aku
      • tanya!
      • Sombong
      • tanya ke emak
      • Letih hati berlari
      • Lamun
      • Lagi
      • Bohong, entah baca dimana
      • Sudah biasa
      • Semamput
      • Jangan mau!
  • ►  2014 (10)
    • ►  Oktober (2)
    • ►  Juli (2)
    • ►  Mei (6)

Mengenai Saya

Unknown
Lihat profil lengkapku
Tema Sederhana. Diberdayakan oleh Blogger.