Ayu's Stories

Sebuah peti untuk menyimpan yang telah usang, menyembunyikan rasa malu, pijakan ketika mengintai

Selasa, 20 Mei 2014

Padang Rumput

maka berbahagialah orang yg bebas, belaian angin tetaplah belaian angin, kecup hangat mentari tetaplah terik. aku ingin padang rumput
Diposting oleh Unknown di 18.51
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

Arsip Blog

  • ►  2018 (1)
    • ►  Mei (1)
  • ►  2017 (1)
    • ►  Maret (1)
  • ►  2016 (5)
    • ►  April (2)
    • ►  Februari (1)
    • ►  Januari (2)
  • ►  2015 (89)
    • ►  Desember (4)
    • ►  Oktober (10)
    • ►  September (6)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Mei (9)
    • ►  April (9)
    • ►  Maret (13)
    • ►  Februari (3)
    • ►  Januari (34)
  • ▼  2014 (10)
    • ►  Oktober (2)
    • ►  Juli (2)
    • ▼  Mei (6)
      • Villa Caheum Mak Wo Jerman
      • Marah
      • Padang Rumput
      • Reunian
      • Wae Rebo - Flores
      • Manusia yang Bernilai

Mengenai Saya

Unknown
Lihat profil lengkapku
Tema Sederhana. Diberdayakan oleh Blogger.