Selasa, 19 Mei 2015

Rasa yang tidak tersampaikan

aku tidak suka ketika dia mempertanyakan kopi seseorang, apakah itu?. Hanya rasa, bukan. Tentang rasa pahit kelat di kelat lidah, atau asam yang menganga dari lambung. Apalah arti rasa, bisakah aku memilih dengan bebas. Sama seperti aku dengan lantang memuji mata indahnya, cokelat muda, entah hazelnut atau apa, aku tidak ahli tentang itu. Lalu apa?. Biarkan aku terus bicara.

ini bukan tulisan ttg kamu, tpi aku ingin saja memasukkan foto ini. tak apakan?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar